KATA SIAPA ENGKAU SUDAH MERDEKA?بسم الله الرحمن الرحيم ENGKAU BELUM MERDEKA SAM…

KATA SIAPA ENGKAU SUDAH MERDEKA?

بسم الله الرحمن الرحيم

ENGKAU BELUM MERDEKA SAMA SEKALI, apabila masih menghambakan diri kepada selain Allah ‘azza wa jalla, karena engkau diciptakan untuk menjadi hamba-Nya bukan selain-Nya.

Dan ketika engkau berpaling dari penghambaan kepada-Nya maka sesungguhnya engkau telah menjadi budak nafsu dan setan, karena nafsu dan setan itulah yang memalingkanmu dari Allah ‘azza wa jalla, sebagaimana firman-Nya dalam hadits qudsi,

وَإِنِّي خَلَقْتُ عِبَادِي حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ، وَإِنَّهُمْ أَتَتْهُمُ الشَّيَاطِينُ فَاجْتَالَتْهُمْ عَنْ دِينِهِمْ

“Dan aku menciptakan hamba-hamba-Ku seluruhnya dalam keadaan hunafa’, berpaling dari semua sesembahan selain Allah dan menghamba hanya kepada-Nya, dan sesungguhnya setan-setan mendatangi mereka, lalu memalingkan mereka dari agama mereka.” [HR. Muslim dari ‘Iyadh bin Himar Al-Mujasyi’i radhiyallahu’anhu]

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,

هربوا من الرق الذي خلقوا له
وبلوا برق النفس والشيطان

“Mereka berpaling dari peribadahan kepada Allah yang merupakan tujuan mereka diciptakan, maka mereka menjadi budak nafsu dan setan.” [Al-Kaafiyah Asy-Syaafiyah melalui Syarhul Aqidah Al-Wasithiyah, 2/466]

ENGKAU BELUM MERDEKA SEUTUHNYA, apabila engkau masih terbelenggu;
– Taklid, ikut-ikutan tanpa ilmu.
– Tradisi, budaya dan aturan-aturan yang bertentangan dengan syari’at.
– Semua kata Kiai, Habib dan Ustadz walau bertentangan dengan dalil syar’i.
Karena engkau hanya diperintahkan untuk mengikuti ajaran yang diturunkan kepada Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam, sebagaimana firman Allah ‘azza wa jalla,

اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ ۗ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ

“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu, dan janganlah kamu mengikuti para wali selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran.” [Al-A’rof: 3]

Al-Imam Ibnu Katsir Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,

قال تعالى مخاطبا للعالم : ( اتبعوا ما أنزل إليكم من ربكم ) أي : اقتفوا آثار النبي الأمي الذي جاءكم بكتاب أنزل إليكم من رب كل شيء ومليكه ، ( ولا تتبعوا من دونه أولياء ) أي : لا تخرجوا عما جاءكم به الرسول إلى غيره ، فتكونوا قد عدلتم عن حكم الله إلى حكم غيره

“Allah berfirman kepada hamba, ‘Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu’ maknanya: Ikutilah ajaran-ajaran yang ditinggalkan oleh Nabi Muhammad shallallaahu’alaihi wa sallam yang datang kepada kalian dengan kitab yang turun kepada kalian dari Rabb dan Pemilik segala sesuatu.

Dan firman Allah, ‘Dan janganlah kamu mengikuti para wali selain-Nya’, maknanya: Jangan kamu tinggalkan ajaran Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam lalu mengikuti selain ajaran beliau, maka kamu kalau begitu telah keluar dari hukum Allah kepada hukum selain-Nya.” [Tafsir Ibnu Katsir, 3/348]

ENGKAU BELUM MERDEKA SEPENUHNYA, apabila engkau masih menghamba kepada hawa nafsu untuk melakukan yang haram dan mengikuti ajakan setan untuk berbuat maksiat, karena yang diperintahkan kepadamu adalah menundukkan hawa nafsu dan menolak ajakan setan.

Allah ‘azza wa jalla berfirman tentang orang yang diperbudak hawa nafsunya,

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah menyesatkannya di atas ilmu.” [Al-Jaatsiyah: 23]

Al-‘Allamah Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,

أَنَّ الْعَاصِيَ دَائِمًا فِي أَسْرِ شَيْطَانِهِ، وَسِجْنِ شَهَوَاتِهِ، وَقُيُودِ هَوَاهُ، فَهُوَ أَسِيرٌ مَسْجُونٌ مُقَيَّدٌ

“Orang yang bermaksiat selalu dalam tawanan setannya, dalam penjara syahwatnya dan belenggu hawa nafsunya, maka ia tertawan, terpenjara lagi terbelenggu.” [Al-Jawaabul Kaafi, hal. 79]

Sumber: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/posts/1079142458901902

JOIN TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid


View Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link