Sahabat yang Mulia Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata,
الجماعة ما وافق الحق وإن كنت وحدك
“Jama’ah adalah apa yang sesuai dengan kebenaran walau pun engkau seorang diri.” [Al-Baa’its ‘ala Inkaril Bida’ wal Hawadits: 22]
Maka bersatu dan berjama’ah dalam Islam bukanlah sekedar asal ngumpul, tetapi bersatu di atas kebenaran, di atas agama Allah ‘azza wa jalla, yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman generasi Salaf.
Allah ‘azza wa jalla berfirman,
وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُواْ
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.” [Ali Imron: 103]
Dan tali agama Allah ‘azza wa jalla yang paling kuat adalah tauhid dan sunnah, maka mengajak kepada tauhid dan sunnah adalah ajakan kepada persatuan yang hakiki.
Sebaliknya, berbuat dosa syirik dan bid’ah, mengada-ada dan menambah-nambah dalam agama adalah sebab terjadinya perpecahan dan perselisihan umat.
Allah ‘azza wa jalla berfirman,
وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُواْ السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Dan bahwa inilah adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah jalan itu, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain, karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa.” [Al-An’am: 153]
Al-Imam Mujahid rahimahullah berkata,
السبل البدع والشهوات
“Jalan-jalan yang memecah belah umat adalah bid’ah-bid’ah dan syahwat-syahwat.” [Fathul Majid, hal. 28]
Sebagaimana sabda Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam,
وَتَفْتَرِقُ أُمَّتِى عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِينَ مِلَّةً كُلُّهُمْ فِى النَّارِ إِلاَّ مِلَّةً وَاحِدَةً مَا أَنَا عَلَيْهِ وَأَصْحَابِى
.
“Dan akan berpecah umatku menjadi 73 kelompok, semuanya di neraka kecuali satu, yaitu yang mengikuti aku dan para sahabatku.” [HR. At-Tirmidzi dari Ibnu ‘Amr radhiyallahu’anhuma, Shohihul Jami: 9474]
Asy-Syaikh Al-‘Allaamah Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata,
لا يمكن الاجتماع مع اختلاف المنهج والعقيدة
“Tidak mungkin bersatu jika berbeda manhaj dan aqidah.” [Al-Ajwibah Al-Mufidah: 93]
Sumber: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/243295686376531/
SUBSCRIBE YOUTUBE
http://bit.ly/sofyanruray
FOLLOW INSTAGRAM
http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah
JOIN TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid
LIKE FACEBOOK
www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah
IKUTI TWITTER
https://twitter.com/sofyanruray
KLIK WEBSITE
www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com
INSTAL ANDROID
http://bit.ly/androidsofyanruray
GABUNG GROUP WA
wa.me/628111377787

