“Sihir adalah sesuatu yang sebabnya samar dan halus, dinamakan sihir karena prosesenya samar tidak kasat mata.
Sihir (dalam istilah) adalah mantera-mantera, jampi-jampi, ucapan-ucapan, ramuan-ramuan dan asap-asapan, yang di antaranya ada yang berdampak terhadap hati dan tubuh, ia bisa membuat sakit, mematikan dan memisahkan suami dan istrinya. Pengaruhnya terjadi atas izin Allah secara kauniah. Sihir adalah perbuatan setan, kebanyakan darinya tidak bisa terjadi kecuali melalui cara syirik dan memuja roh-roh bukuk dengan mempersembahkan sesuatu yang mereka inginkan, meminta bantuan mereka melalui cara-cara syirik, dan ia termasuk syirik dari dua sisi:
Pertama: Ia menggunakan setan dan bergantung kepadanya, mendekatkan diri kepada setan dengan memberinya apa yang dia sukai agar setan mau berkhidmat kepadanya.
Kedua: Ia mengandung pengakuan terhadap ilmu ghaib, padahal ilmu ini adalah wilayah khusus Allah ‘azza wa jalla yang Dia tidak berserikat dengan siapp pun. Dan ini adalah kekafiran dan kesesatan.”
Sumber :
Panduan Lengkap Membenahi Akidah Berdasarkan Manhaj Ahlussunah Wal Jama’ah hlm 153
Judul Asli ; Al-Irsyad ila Shahih al-I’tiqad wa ar-Rad ala Ahli asy-Syirk wa al-Ilhad
Penulis : Syaikh Dr. Shalih Bin Fauzan Al-Fauzan
Penerbit : Maktabah Dar al-Minhaj Cet. III, 1434 H.
Edisi Indonesia : Panduan Lengkap Membenahi Akidah Berdasarkan Manhaj Ahlussunah Wal Jama’ah
Penerjemah : Izzudin Karimi, Lc.
Muraja’ah : Tm darul Haq (AR-1)
Penerbit : DARUL HAQ, Jakarta
#dakwah #dakwahsunnah #sunnah #tauhid #manhaj #sihir #syirik #mistis #alamghaib #ghaib