* MENYUSU KEPADA KAMBING *
*’Amr bin Syurahbil* mengatakan,
لَوْ عَيَّرْتُ رَجُلًا بِرَضَاعِ الْغَنَمِ؛ لَخَشِيتُ أَنْ أرضعها
*Andai aku mengejek seseorang karena menyusu kepada kambing niscaya aku khawatir melakukan hal yang sama, menyusu kepada kambing*
al-Majalis karya ad-Dainuri 3/243.
_Sudah menjadi ketentuan Allah bahwa siapa yang mengejek dan mengolok-olok seseorang karena aib dan keburukan yang dia lakukan maka orang yang mengolok-olok ini akan melakukan hal yang serupa._
Hal ini berlaku baik aib berupa maksiat atau perbuatan buruk lainnya semisal menyusu kambing secara langsung dll.
Sikap tepat seorang muslim ketika mengetahui saudaranya memiliki atau melakukan hal yang memalukan adalah sebagai berikut :
Menasehatinya, bukan malah mengejek ataupun mengolok-olok.
Kasihan kepadanya jika keburukan itu berupa maksiat. Kasihan karena dia telah menjadi korban bujuk rayu setan.
Memuji Allah dan bersyukur karena mendapatkan karunia-Nya, berupa tidak memiliki atau melakukan keburukan tersebut.
Berdoa meminta kepada Allah agar terhindar dari segala bentuk aib, maksiat dan keburukan.
_Bencana dan petaka itu sering kali terjadi gara-gara ucapan lisan semisal mengolok-olok, mendoakan keburukan untuk diri sendiri dan anak-anak._
Semoga Allah mudahkan penulis dan semua pembaca tulisan ini untuk menjaga lisan dan tulisan dari mengejek, mengolok-olok dan merendahkan orang lain. Aamiin.
Aris Munandar, SS, MPI
Referensi :@ustadzarismunandar
Barakallahu fiikum ____~~~~
https://t.me/Berbagi_Kebaikan
.
BerbagiKebaikanBerbagi info peluang amal sholih dan ketaatan… Untuk bekal kita menghadapi Yaumul Mizan…