عَنْ أَبِي مُسْلمٍ، وَقِيْلَ: أَبِي إِيَاسٍ سَلَمَةَ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْأَكْوَعِِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، أَنَّ رَجُلًا أَكَلَ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشِمَالِهِ فَقَالَ: « كُلْ بِيَمِيْنِكَ » قَالَ: لَا أَسْتَطِيْعُ. قَالَ: « لَا اسْتَطَعَتَ » مَا مَنَعَهُ إِلاَّ الْكِبْرُ فَمَا رَفعَهَا إِلَى فِيْهِ، رَوَاهُ مُسْلِمٌ.
Dari Abu Muslim disebut juga Abu Iyyas Salamah bin Amru bin Al-Akwa’ radhiyallahu anhu bahwa seorang laki-laki makan disisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tangan kirinya, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Makanlah dengan tangan kananmu!”
Dia menjawab, “Aku tidak bisa”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak, sebenarnya kamu bisa.”
Dia tidak menaatinya kerana sombong dan akhirnya ia tidak bisa mengangkat tangannya ke mulutnya.
(HR. Muslim, no. 2021).
Faedah Hadist
Hadist ini memberikan faedah – faedah berharga, di antaranya;
1. Pelajaran berharga tentang adab makan dari Rasul bahwa makan itu wajib dengan tangan kanan, sebaliknya makan dengan tangan kiri tanpa udzur syar’i adalah terlarang dalam agama yang mulia ini.
2. Setiap perintah dalam agama ini pasti perkara mulia dan mengandung manfaat yang sangat besar, maka bersegera memenuhinya karena Allah Ta’ala adalah juga kemuliaan yang besar.
3. Menyelisihi dan melawan perintah Rasul berakibat dosa dan fatal, oleh karena itu Rasul mendoakan hal yag tidak baik bagi yang mengingkari perintahnya karena sombong dan angkuh.
4. Faedah yang sangat berharga bahwa nasehat untuk makan dan minum dengan tangan kanan itu berlaku umum, mencakup dewasa dan anak-anak.
5. Pentingnya pendidikan adab dan akhlak bagi anak-anak usia dini.
6. Kesombongan dan keangkuhan itu termasuk penghalang hidayah, dan pelakunya berhak mendapat hukuman.
7. Kemuliaan dan keistimewaan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dimana doa beliau mustajab dan langsung dikabulkan di tempat kejadian perkara.
8. Boleh hukumnya menasehati seseorang di hadapan khalayak ramai, jika padanya terdapat kebaikan yang besar untuk masyarakat luas.
9. Boleh mendoakan hal yang tidak baik bagi mereka yang berhak atas doa tersebut, cirinya mereka yang merusak akhlak dan moral masyarakat dengan tidak taat dan melawan perintah Rasul karena kesombongan dan keangkuhan.
Wallahu Ta’ala A’lam.
Referensi:
https://bimbinganislam.com/fawaid-hadist-131-makan-dengan-tangan-kanan/
Telegram: https://t.me/ilmusyar1
Silakan disebar Artikel ini dengan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•