Dari sahabat mulia Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ.
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan, Allah berikan kepadanya musibah.”
HR. Al-Bukhari, no. 5645
Musibah yang menimpa seorang hamba merupakan ujian. Tatkala mendapat ujian, dalam bentuk musibah, ia menerima dengan penuh sikap sabar, ikhlas, ridha, maka musibah yang menimpanya menjadi kaffarah (pemupus) bagi dosa-dosanya.
Maka, musibah yang menimpa hamba-hamba-Nya yang beriman merupakan tanda kebaikan.
Tetaplah berhusnuzhan (berprasangka baik) kepada Allah Subhanahu. Berusahalah untuk senantiasa ikhlas, ridha, sabar, bahkan bersyukur atas musibah yang menimpa.
Semoga Allah Subhanahu senantiasa mengokohkan keimanan dan kesabaran kita dalam menghadapi beragam ujian hidup di dunia.
Telegram: https://t.me/ilmusyar1
Silakan disebar Artikel ini dengan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•