𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮
𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝘄𝗮𝗯
╚══꧁✿✿°°°°✿✿꧂ ══╝
𝗡𝗢 : 1⃣8⃣8⃣8⃣
𝗗𝗶𝗿𝗮𝗻𝗴𝗸𝘂𝗺 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 | 𝗚𝗶𝗦
https://grupislamsunnah.com
𝗞𝘂𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗦𝗼𝗮𝗹 𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯 𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗶𝗹𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗶𝗸 : https://t.me/GiS_soaljawab
═══════゚・:✿:・゚═══════
𝗠𝗘𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗦𝗜 𝗣𝗘𝗥𝗔𝗦𝗔𝗔𝗡 𝗪𝗔𝗦-𝗪𝗔𝗦 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗦𝗛𝗢𝗟𝗔𝗧
Nama : Vina Haziratul Qudziah
Angkatan : T701
Grup : 01
Nama Admin : Enik Sri Winarti
Nama Musyrifah : Rianti Rosa Meitasari
Domisili : Sumatera Barat
𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗮𝗻
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه
Hafidzhokallaah, Ustadz.
Belakangan ini, mungkin hampir dua tahun, ana sering dilanda was-was dalam sholat.
Ana suka lama dalam sholat, pernah hampir 20 menit untuk 4 roka’at.
Itu membuat ana pernah keberatan saat tiba waktu sholat.
Ana sering mengulang bacaan karena merasa makhrojnya kurang, sering mengulang sholat karena batal wudhu.
Ditambah lagi suami ana suka kesal kalau dititipin anak.
Jadi pernah ana merasa terpaksa mengabaikan suara yang dirasa sudah membatalkan sholat.
Takut dimarahin suami kalau sholatnya diulang lagi.
Dan itu benar-benar menyakitkan, seolah ana lebih takut beliau daripada Allah ﷻ. Wal ‘iyaadzu billaah.
Tapi terkadang ana juga bingung, saat sholat sambil menahan lapar agar tidak sholat kelamaan setelah adzan.
Bingung suara yang keluar itu dari perut atau dubur.
Tolong nasehati ana perihal ini, Ustadz.
جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.
𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯𝗮𝗻
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
Bismillah,washolatu wassalamu ‘ala Rosulillahi wa ‘ala aalihi washohbihi wa man waalahu, amma ba’du.
Sikap was-was dalam sholat hendaklah kita hilangkan dengan minta kepada Allah agar memantapkan hati kita dalam niat dan saat beramal sehingga kita agar yakin amalan kita sudah sesuai syariat.
Dalam kaidah fikih dijelaskan :
اليقين لا يزول بالشك
“Sesuatu yang meyakinkan tidak dapat hilang hanya dengan keraguan.“
Di antara solusinya kita harus terus belajar ilmu fiqih agar kita tahu ibadah kita sudah standart syariat.
Kedua, kita jangan pedulikan was-was tersebut saat datang.
Ahmad al-Haitami ketika ditanya tentang penyakit was-was, adakah obatnya? Beliau mengatakan,
له دواء نافع وهو الإعراض عنها جملة كافية ، وإن كان في النفس من التردد ما كان – فإنه متى لم يلتفت لذلك لم يثبت بل يذهب بعد زمن قليل كما جرب ذلك الموفقون , وأما من أصغى إليها وعمل بقضيتها فإنها لا تزال تزداد به حتى تُخرجه إلى حيز المجانين بل وأقبح منهم , كما شاهدناه في كثيرين ممن ابتلوا بها وأصغوا إليها وإلى شيطانها
Ada obat yang paling mujarab untuk penyakit ini, yaitu tidak peduli secara keseluruhan.
Meskipun dalam dirinya muncul keraguan yang hebat.
Karena jika dia tidak perhatikan keraguan ini, maka keraguannya tidak akan menetap dan akan pergi dengan sendiri dalam waktu yang tidak lama.
Sebagaimana cara ini pernah dilakukan oleh mereka yang mendapat taufiq untuk lepas dari was-was.
Sebaliknya, orang yang memperhatikan keraguan yang muncul dan menuruti bisikan keraguannya, maka dorongan was-was itu akan terus bertambah.
(Al-Fatawa al-Fiqhiyah al-Kubro, 1:149).
Semoga Allah menyembuhkan penyakit anda.
Aamiin
Allahu A’lam Bishowab
Dijawab oleh : Ustadz Wukir Saputro, Lc., M.Pd.
═══════ ゚・:✿:・゚ ═══════
𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗔𝗰𝗰𝗼𝘂𝗻𝘁 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 (𝗚𝗶𝗦)
WebsiteGIS:
https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

