POHON YANG BUAHNYA ADALAH KERUGIAN DAN PENYESALAN
Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,
.
تﺎﻣاﺪﻨﻟاو ﻰﻠﻋ ﺪﺒﻌﻟا ، ﻲﻫو ةﺮﺠﺷ ﺎﻫﺮﻤﺛ ناﺮﺴﺨﻟا ﻦﻴﺴﻟا ، فﻮﺳو ، ﻰﺴﻋو ، ﻞﻌﻟو : ﻰﻬﻓ ﺮﺿأ ءﻲﺷ
.
– saya akan melakukannya..
– nanti akan saya kerjakan..
– mungkin saja saya lakukan nanti..
– semoga akan saya lakukan..
(kata-kata yang menunjukan kemalasan dan menunda-nunda)
Kata-kata seperti ini sangat memberi kemudhorotan kepada seorang hamba. Kata-kata ini merupakan sebuah pohon yang buahnya adalah kerugian dan penyesalan-penyesalan.
(Madaarijus Saalikiin 1/470)
ref :