Berkata guru kami, asy-Syaikh al-‘Allāmah Zaid bin Muhammad bin Hādī rahimahullāh:
قد تسهر الأم لينام الابن، وقد تجوع ليشبع الابن، وقد يصيبها القلق والخوف وهو آمن إلى غير ذلك من إيثار الأم لولدها على نفسها، وتود أن تمرض ولا يمرض، وهذه غريزة في قلوب الأمهات وكذلك الآباء ولكن الأمهات أكثر، جاء الشرع بتأييد هذه الغريزة وتثبيتها، وكم لها من الأجر؛ فقد ثبت عن النبي -صلى الله عليه وسلم- أن من توفي لها ابنان كانا لها حجابًا من النار وسترًا؛ وما ذلك إلا لما لها من الحق، ولما في قلبها من المحبة والإيثار لولدها على نفسها
“Seorang ibu rela bergadang agar anaknya bisa tidur, rela menahan lapar agar anaknya kenyang, dan sering kali diliputi rasa cemas dan takut sementara anaknya dalam keadaan aman. Begitu banyak bentuk pengorbanan ibu untuk anaknya, mendahulukan anak di atas dirinya sendiri. Bahkan ia berharap dirinya yang sakit, bukan anaknya.
Semua itu adalah fitrah (naluri kasih sayang) yang Allah tanamkan di dalam hati para ibu — dan juga ada pada para ayah, namun pada ibu fitrah itu lebih besar.
Syariat Islam datang untuk menguatkan dan meneguhkan fitrah mulia ini, serta menjanjikan pahala besar bagi mereka.
Sebab telah tetap dari Nabi ﷺ bahwa “barang siapa yang dua anaknya meninggal dunia, maka keduanya akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.”
Dan itu tidak lain karena besarnya hak ibu, serta **betapa dalam cinta dan pengorbanannya untuk anak-anaknya lebih dari dirinya sendiri.”
Sumber : ‘Aunul Aḥad aṣ-Ṣamad Syarḥ al-Adab al-Mufrad (1/114)
————
Faedah yang Bisa Diambil:
1. Allah menanamkan kasih sayang itu dalam hati ibu agar menjadi sumber ketenangan bagi anaknya.
2. Pengorbanan ibu adalah ibadah.
Karena setiap letih, lapar, dan cemas yang ia rasakan karena anaknya — semuanya tidak sia-sia di sisi Allah.
3. Islam tidak hanya mengakui naluri kasih ibu, tapi juga mengangkatnya sebagai amal yang berpahala.
4. Kesabaran ibu mendapat balasan surga. Sampai kehilangan anak pun dijadikan Allah sebab keselamatan dari neraka — bukti betapa besar rahmat-Nya untuk para ibu.
5. Anak hendaknya menyadari dan membalas dengan bakti. Karena cinta seorang ibu tidak menuntut balasan, tetapi Allah memerintahkan anak untuk berbakti dan berterima kasih kepadanya.
* Mari saudara muslim yang dermawan.. Sisihkan sedikit dari rezeki Anda untuk mendukung operasional DAKWAH dalam menyebarkan kebaikan dengan ta’awun dan infak melalui rekening berikut ini:*
| Bank Syariah Indonesia
| Kode Bank [451]
| No. Rekening : 1184242374
| a.n : APENDI
| Konfirmasi : wa.me/+6282280288925
Kami mengucapkan terima kasih dan Jazaakumullahu Khairan atas donasi dan infak yang telah diberikan oleh para Donatur/Muhsinin. “Barakallahu fii Maalikum Wa ahliikum”
Chanel Telegram: https://t.me/ilmusyar1
•┈◎❅❀❦ *BIS* ❦❀❅◎┈•

