Halaqah 09 : Kelompok yang Mengingkari dan Menyimpang dari Nama dan Sifat Allāh
Ustadz Afifi Abdul Wadud, BA Hafidzahullah
Telegram BIS: https://t.me/ilmusyar1
* Grup Whatsapp* :https://bit.ly/grupbis
*KELOMPOK YANG MENGINGKARI DAN MENYIMPANG DARI NAMA DAN SIFAT ALLĀH*
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إن الحمد الله وصلاة وسلام على رسول الله وعلى آله واصحابه و من والاه، و لا حول ولا قوة إلا بالله اما بعد
Sahabat BiAS, kaum muslimin rahīmani wa rahīmakumullāh.
Kembali kita melanjutkan pembahasan dari Risalah Syarah Ushul Iman Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullāhu ta’āla.
Kita sedang berbicara tentang iman kepada nama-nama dan sifat-sifat Allāh Subhānahu wa Ta’āla, telah kita sampaikan cara mengimani nama dan sifat Allāh Ta’āla.
Lalu ayat yang Allāh sebutkan di dalam surat Al-A’rāf ayat 180. Ada lanjutan yang perlu kita perhatikan setelah Allāh menegaskan,
وَلِلَّهِ ٱلۡأَسۡمَاۤءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ فَٱدۡعُوهُ بِهَاۖ
_”Dan Allāh memiliki nama-nama yang indah, maka berdoalah kalian kepada Allāh dengan nama-nama itu.”_
Dan ini telah kita jelaskan.
Kemudian ada lanjutannya,
وَذَرُوا۟ ٱلَّذِینَ یُلۡحِدُونَ فِیۤ أَسۡمَـٰۤىِٕهِۦۚ سَیُجۡزَوۡنَ مَا كَانُوا۟ یَعۡمَلُونَ
_”Biarkan orang-orang yang mereka mengingkari nama-nama Allāh Subhānahu wa Ta’āla. Mereka akan dibalas sesuai dengan apa yang telah mereka lakukan.”_
Para pendengaran sahabat BiAS rahīmani wa rahīmakumullāh.
Di antara manusia ada mereka yang mengingkari nama-nama dan sifat Allāh Subhānahu wa Ta’āla, baik itu orang kafir maupun orang musyrikin. Tetapi yang kita fokuskan adalah bahwa ada di tengah-tengah kaum muslimin yang mereka mengingkari nama dan sifat Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
Ilhād (penyimpangan), al-lahd (liang lahad) yaitu liang yang dibuat miring artinya ilhād itu adalah penyimpangan. Menyimpang dari cara yang benar dalam mengimani nama dan sifat Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
Dalam hal ini ada kelompok-kelompok yang mereka menyimpang dalam hal mengimani nama dan sifat Allāh Ta’āla.
Siapa itu?
1. Kelompok Muathillah
Kelompok muathillah adalah kelompok yang menolak atau mengingkari nama-nama dan sifat Allāh Subhānahu wa Ta’āla. Baik mengingkari secara total atau sebagian.
Di kalangan kaum muslimin di antara kelompok yang mengingkari nama dan sifat ini ada kelompok yang telah dikenal dalam sejarah:
Yang Pertama | Jahmiyyah.
Kelompok yang mereka secara totalitas mengingkari nama dan sifat Allāh Ta’āla dengan pertimbangan bahwa menetapkan nama dan sifat Allāh akan terjatuh dalam penyerupaan kepada Allāh Ta’āla.
Sedangkan penyerupaan kepada Allāh adalah sebuah kekafiran, maka mereka ingkari nama dan sifat Allāh Ta’āla tersebut. Ini yang paling parah.
Yang Kedua | Mu’tazilah.
Mu’tazilah adalah kelompok yang mereka mengingkari nama dan sifat-sifat Allāh dan menetapkan nama-nama Allāh Ta’āla. Sehingga nama tanpa sifat.
° Allāh ( العلم) tanpa ilmu.
° Allāh (البصير) tanpa melihat.
° Allāh (السميع) tanpa mendengar.
Ini aneh sekali, pikirannya sama bahwa menetapkan sifat-sifat Allāh berarti menyerupakan Allāh dengan makhluk dan menyerupakan Allāh dengan makhluk adalah kekafiran. Maka mereka menolak sifat-sifat Allāh Subhānahu wa Ta’āla. Ini mu’tazilah.
Yang Ketiga | Asy-Syaira.
Ini pengikut Abul Hasan Al-Asy’ari. Pemikiran lamanya karena beliau (Abul Hasan Al-Asy’ari) pada akhirnya kembali rujuk kepada Salaf. Tetapi ada orang yang mereka mengikuti pemikiran lama Abul Hasan Al-Asy’ari.
Di antara aqidah mereka di antaranya menetapkan nama, menetapkan sebagian sifat dan menolak sebagian sifat dengan cara mentahrīf.
Contoh umpamanya:
√ Tangan ditahrīf dengan kekuasaan.
√ Allāh cinta ditahrīf dengan keinginan untuk memberikan pahala.
√ Dan seterusnya.
