Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah memberikan satu nasihat penting dalam kaitannya dengan kualitas ibadah seorang hamba.
Beliau mengatakan bahwa sudah seharusnya seseorang, ketika beribadah, menyadari bahwa ia sedang beramal demi meraih pahala dari Allah. Kesadaran ini akan memotivasi seseorang untuk lebih serius dan sungguh-sungguh dalam beramal.
Secara fitrah, akal manusia memahami bahwa besarnya balasan ditentukan oleh kualitas usaha. Semakin baik amal yang dilakukan, semakin besar pula pahala yang akan Allah berikan. Sebaliknya, jika amal dikerjakan dengan setengah hati atau asal-asalan, maka balasannya pun akan sepadan dengan itu—berkurang atau bahkan tak bernilai.
Sayangnya, banyak orang yang luput dari kesadaran ini. Mereka tidak memikirkan pahala yang dijanjikan, sehingga ibadah pun dilakukan tanpa semangat dan tanpa penghayatan. Padahal, menyadari bahwa setiap amal memiliki ganjaran yang setimpal adalah dorongan kuat untuk terus memperbaiki dan menyempurnakan ibadah.
( Tafsir Surah Az-Zumar, hal. 27)
Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى
Semoga bermanfaat
جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم
* Mari saudara muslim yang dermawan.. Sisihkan sedikit dari rezeki Anda untuk mendukung operasional DAKWAH dalam menyebarkan kebaikan dengan ta’awun dan infak melalui rekening berikut ini:*
| Bank Syariah Indonesia
| Kode Bank [451]
| No. Rekening : 1184242374
| a.n : APENDI
| Konfirmasi : wa.me/+6282280288925
Kami mengucapkan terima kasih dan Jazaakumullahu Khairan atas donasi dan infak yang telah diberikan oleh para Donatur/Muhsinin. “Barakallahu fii Maalikum Wa ahliikum”
Chanel Telegram: https://t.me/ilmusyar1
•┈◎❅❀❦ *BIS* ❦❀❅◎┈•
