Kitāb Syarhu Ushul Iman Nubdzah Fīl ‘Aqīdah (شرح أصول الإيمان نبذة في العقيدة) …

Kitāb Syarhu Ushul Iman Nubdzah Fīl ‘Aqīdah (شرح أصول الإيمان نبذة في العقيدة)

Halaqah 11 : Iman Kepada Malaikat Allāh
Ustadz Afifi Abdul Wadud, BA Hafidzahullah

Telegram BIS: https://t.me/ilmusyar1
* Grup Whatsapp* :https://bit.ly/grupbis

*IMAN KEPADA MALAIKAT ALLĀH*

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إن الحمد الله وصلاة وسلام على رسول الله وعلى آله واصحابه و من والاه، و لا حول ولا قوة إلا بالله اما بعد

Sahabat BiAS, kaum muslimin rahīmani wa rahīmakumullāh.

In syā Allāh kita melanjutkan pembahasan dari Risalah Syarah Ushul Iman Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullāhu ta’āla.

Dan kita In syā Allāh masuk pada pembahasan:

︎ IMAN KEPADA MALAIKAT (الإيمان بالملائكة)

Yang dimaksud dengan malaikat adalah:

عالم غيبي مخلوقون عابدون لله تعالي

Ini termasuk perkara ghaib, malaikat adalah makhluk Allāh Subhānahu wa Ta’āla yang tidak memiliki sifat-sifat apapun dari sifat ketuhanan Allāh. Para malaikat adalah hamba-hamba Allāh yang beribadah kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

وليس لهم من خصائص الربوبية والألوهية شيء

Pada diri malaikat tidak ada sifat Rububiyyah dan Uluhiyyah. Sehingga tidak mengandung sifat ketuhanan apapun.

خلقهم الله تعالى من نور

Allāh Subhānahu wa Ta’āla menciptakan malaikat dari cahaya.

ومنحهم الانقياد التام لأمره

Dan Allāh mengaruniakan malaikat tunduk dan patuh secara sempurna terhadap segala perintah Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

والقوة على تنفيذه

Dan Allāh mengaruniakan kekuatan untuk mewujudkan semua perintah dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla. Inilah malaikat.

Sehingga malaikat adalah makhluk yang termasuk perkara ghaib (tidak kita lihat) tetapi ada dan dia adalah hamba Allāh yang beribadah kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla, tidak ada padanya sifat ketuhanan, Allāh ciptakan dari cahaya dan memiliki kekuatan untuk melaksanakan setiap perintah-perintah Allāh dengan sempurna.

Sebagaimana disebutkan dalam ayat Allāh Ta’āla:

وَمَنْ عِندَهُۥ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِۦ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ

_”Dan para malaikat yang ada di sisi Allāh, mereka tidak sombong dari beribadah kepada Allāh._

Artinya mereka senantiasa tunduk dan patuh kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla

Dan mereka tidak pernah capek di dalam beribadah kepada Allāh.”

يُسَبِّحُونَ ٱلَّيۡلَ وَٱلنَّهَارَ لَا يَفۡتُرُونَ

_Mereka senantiasa bertasbih kepada Allāh malam dan siang dalam keadaan tidak pernah futur (tidak pernah ada kelesuan di dalam bertasbih, beribadah kepada Allāh)”_

(QS. Al-Anbiya’ : 19-20)

Dan jumlah malaikat tidak terbatas, kita tidak mengetahui jumlahnya, hanya Allāh yang mengetahui maksudnya itu.

Kenapa?

Datang dalam riwayat yang shahīh dari shahīhain (Al-Bukhāri dan Muslim) di mana baitul Makmur setiap hari dimasuki oleh 70 ribu malaikat.

كل يوم سبعون ألف ملك

Setiap hari ada 70 ribu malaikat yang setiap malaikat ini keluar dari Baitul Makmur tidak akan pernah kembali lagi selamanya. Terus begitu, setiap hari masuk 70 ribu malaikat begitu keluar, masuk lagi 70 ribu malaikat dan tidak pernah kembali lagi. Sehingga jumlahnya berapa kita tidak mengetahuinya.

Kemudian, sahabat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Ta’āla.

Mengimani malaikat itu meliputi beberapa perkara,

*Yang Pertama | Mengimani wujud malaikat (الإيمان بوجودهم)*

Artinya blegernya (wujud) malaikat itu ada, bukan seperti sebagian orang yang menyimpang yang mengatakan malaikat itu hanya sekedar ungkapan kebaikan. Blegernya malaikat, wujudnya malaikat itu ada. Sehingga ada malaikat-malaikat yang diterangkan sifat-sifatnya oleh Allāh secara rinci.

*Yang Kedua | Mengimani nama-nama malaikat yang Allāh terangkan kepada kita*
Seperti Jibril, Mikail dan semisalnya. Adapun malaikat yang tidak diterangkan namanya oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla kepada kita, maka kita mengimani secara global.

Jadi yang diterangkan namanya, disebutkan namanya kita imani nama-nama tersebut, sedangkan yang namanya tidak disebutkan, maka kita imani secara global.


View Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link