Kitāb Syarhu Ushul Iman Nubdzah Fīl ‘Aqīdah (شرح أصول الإيمان نبذة في العقيدة) …

Kitāb Syarhu Ushul Iman Nubdzah Fīl ‘Aqīdah (شرح أصول الإيمان نبذة في العقيدة)

Halaqah 12 : Iman Kepada Kitab Allāh
Ustadz Afifi Abdul Wadud, BA

Telegram BIS: https://t.me/ilmusyar1
* Grup Whatsapp* :https://bit.ly/grupbis

*IMAN KEPADA KITAB ALLĀH*

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
إن الحمد الله وصلاة وسلام على رسول الله وعلى آله واصحابه و من والاه، و لا حول ولا قوة إلا بالله اما بعد

Sahabat BiAS, kaum muslimin rahīmani wa rahīmakumullāh.

In syā Allāh kita melanjutkan pembahasan dari Risalah Syarah Ushul Iman Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullāhu ta’āla.

In syā Allāh, kita masuk pada pembahasan,

︎ IMAN KEPADA KITAB-KITAB ( الإيمان بالكتب)

Beriman kepada kitab-kitab adalah satu di antara rukun iman yang wajib kita imani. Adapun yang dimaksud dengan Al-Kutub (الكتب) jamak dari kitāb (الكتاب) maknanya adalah مكتوب yang ditulis.

Tetapi yang dimaksud dengan beriman kepada kitab-kitab di sini adalah:

الكتب التي أنزلها تعالي على رسله رحمة للخلق وهداية لهم

Beriman kepada kitab-kitab yang Allāh turunkan kepada para rasul sebagai rahmat Allāh kepada para makhluk dan menjadi hidayah, panduan, bimbingan bagi mereka dalam meniti kehidupan.

ليصلوا بها إلى سعادتهم في الدنيا والآخرة

Dalam rangka mengantarkan mereka, agar mereka betul-betul berbahagia di dunia dan di akhirat.

Ini adalah kitab yang Allāh turunkan kepada setiap nabi dan rasul atau kepada para rasul Allāh, yang Allāh kehendaki. Allāh turunkan kitab-kitab ini untuk menjadi kitab panduan hidup menuju kehidupan, kebahagian yang hakiki dunia dan akhirat.

Adapun iman kepada kitab meliputi beberapa perkara, di antaranya:

الإيمان بأن نزولها من عند الله حقا

⑴ Beriman bahwa kitab-kitab tersebut betul-betul turun dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla, sehingga tidak ada sangkaan bahwa kitab tersebut datang dari manusia, ucapan malaikat, ucapan makhluk, atau ucapan ilmuwan.

Kita harus betul-betul mengimani bahwa kitab-kitab tersebut datang dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

الإيمان بما علمنا اسمه منها

⑵ Kita mengimani kitab-kitab yang telah Allāh telah jelaskan namanya, kita mengetahui nama-nama kitab tersebut.

Seperti kitab:

√ Al-Qur’ān yang Allāh turunkan kepada Rasūlullāh Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam.
√ Taurat yang Allāh turunkan kepada nabiyullāh Musa alayhissallām.
√ Injil yang Allāh turunkan kepada nabiyullāh Isa alayhishshalātu wassalām.
√ Zabbur yang Allāh turunkan kepada nabiyullāh Dawud alayhissallām.

Adapun kitab yang tidak kita ketahui namanya maka kita mengimaninya secara global (فنؤمن به إجمالا), kita imani bahwa kitab-kitab tersebut Allāh turunkan kepada para rasul tetapi kita tidak tahu namanya.

Adapun yang Allāh sebutkan namanya seperti Al-Qur’ān, Taurat, Injil, Zabbur maka kita imani kitab-kitab tersebut.

تصديق ما صح من أخبارها

⑶ Membenarkan khabar-khabar shahīh yang disampaikan di dalam kitab-kitab tersebut.

Seperti (umpamanya):

Al-Qur’ān yang telah menyampaikan khabar-khabar, khabar tentang surga, khabar tentang neraka, khabar tentang Allāh, khabar tentang jin, tentang malaikat. Khabar-khabar (perkara-perkara) ini sifatnya wajib kita benarkan.

Selama pengkhabaran itu tidak diubah-ubah sebagaimana kitab-kitab terdahulu yang telah banyak diubah oleh para penjahat yang mengubah kitab-kitab tersebut.

Sebagaimana Allāh katakan tentang orang-orang yahudi:

يُحَرِّفُونَ ٱلْكَلِمَ عَن مَّوَاضِعِهِ

_”Mereka telah mengubah-ubah kitab (perkataan Allāh) dari tempat-tempatnya.”_

(QS. Al-Māidah: 13)

Oleh karena itu apa yang tertera di dalam kitab perjanjian lama, perjanjian baru atau Taurat dan Injil yang ada pada mereka, semuanya sudah diubah, semuanya bukan kalamullāh tetapi perkataan-perkataan paulus atau pendeta-pendeta mereka.

العمل بأحكام

⑷ Mengamalkan kitab ini dengan hukum-hukum selama hukum itu belum di nash atau dihapus.

Karena ada hukum-hukum yang Allāh turunkan tetapi sudah dihapus, ada yang dihapus hukumnya dan ada juga yang dihapus kalimatnya. Selama tidak dihapus secara hukum maka kita wajib mengamalkan hukum-hukum tersebut.

Seperti (umpamanya):


View Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link