Category muslim.or.id

Fikih Akad Muzara’ah

Fikih Akad Muzara’ah

Muzara’ah sejatinya tidak jauh berbedanya dengan musaqah. Jika musaqah adalah kesepakatan antara pemilik kebun dan pengelola untuk mengairi kebun atau pohon, adapun muzara’ah adalah kerja sama antara pemilik lahan dengan pengelola untuk menanam sebuah tanaman atau pertanian. Sederhananya, musaqah fokus…

Saat Musibah Menimpa, Waktu yang Tepat untuk Bertobat

Saat Musibah Menimpa, Waktu yang Tepat untuk Bertobat

Khotbah pertama السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَركَاتُهُ. إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ…

Prinsip-Prinsip Memahami Halal Haram dalam Transaksi Muamalah (Bag. 4)

Prinsip-Prinsip Memahami Halal Haram dalam Transaksi Muamalah (Bag. 4)

Prinsip kedua: Melarang dan mencegah terjadinya gharar (spekulasi, untung-untungan, atau ketidakpastian) Pengertian gharar secara bahasa dan istilah Secara bahasa, gharar adalah isim mashdar untuk (غَرَّرَ) [1]; yang maknanya antara lain: (النقصان) (kekurangan) [2], (الخطر) (bahaya) [3], (التعرغ للهلكة) (menghadapi kehancuran…

Prinsip-Prinsip Memahami Halal Haram dalam Transaksi Muamalah (Bag. 3)

Prinsip-Prinsip Memahami Halal Haram dalam Transaksi Muamalah (Bag. 3)

Prinsip kedua: Melarang praktik riba Pengertian riba secara bahasa dan istilah Secara bahasa, riba artinya penambahan. Dikatakan, رَبَا الشَّيْئُ jika sesuatu tersebut bertambah. [1] Makna tersebut ditunjukkan oleh firman Allah Ta’ala, وَمَا آتَيْتُم مِّن رِّباً لِّيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا…

Prinsip-Prinsip Memahami Halal Haram dalam Transaksi Muamalah (Bag. 3)

Prinsip-Prinsip Memahami Halal Haram dalam Transaksi Muamalah (Bag. 3)

Prinsip kedua: Melarang praktik riba Pengertian riba secara bahasa dan istilah Secara bahasa, riba artinya penambahan. Dikatakan, رَبَا الشَّيْئُ jika sesuatu tersebut bertambah. [1] Makna tersebut ditunjukkan oleh firman Allah Ta’ala, وَمَا آتَيْتُم مِّن رِّباً لِّيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا…

Sepuluh Kiat Melawan Godaan Setan

Sepuluh Kiat Melawan Godaan Setan

Dalam usaha menuju kebahagiaan hakiki dan menggapai rida Allah, manusia selalu mendapatkan berbagai rintangan. Di antara rintangan terbesar adalah setan yang selalu menggoda dan membujuk rayu manusia untuk menjadi pengikutnya dalam kesesatan. Dia berusaha menghiasi keburukan sehingga manusia tertarik kepadanya,…

Hukum terkait Walimah (Pesta Pernikahan) (Bag. 4)

Hukum terkait Walimah (Pesta Pernikahan) (Bag. 4)

Teks Hadis Kelima Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, إذَا دُعِيَ أحَدُكُمْ فَلْيُجِبْ، فَإِنْ كَانَ صَائِمًا فَلْيُصَلِّ، وَإنْ كَانَ مُفْطِرًا فَلْيَطْعَمْ “Jika salah seorang di antara kalian diundang (walimah), maka hendaklah dia memenuhi undangan tersebut.…

Biografi Syu’aib Al-Arnauth

Biografi Syu’aib Al-Arnauth

Mempelajari biografi para ulama merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada ilmu dan para pemiliknya. Melalui perjalanan hidup mereka, kita dapat meneladani keteguhan, keikhlasan, dan kesungguhan dalam menuntut ilmu serta menyebarkannya. Salah satu tokoh besar yang memiliki kontribusi luar biasa dalam…

Antara Tawa dan Tangis (Bag. 2)

Antara Tawa dan Tangis (Bag. 2)

Tawa tak selalu bahagia, tangis tak selalu sengsara Asalnya, tawa kerap kali dikaitkan dengan kebahagian, sedangkan tangis dikaitkan dengan kemalangan. Atha’ bin Abi Muslim menafsirkan surah An-Najm ayat 43 dengan mengatakan, أفرح و أحزن؛ لأن الفرح يجلب الضحك والحزن يجلب…

Hadis: Hukum ‘Azl (Coitus Interruptus)

Hadis: Hukum ‘Azl (Coitus Interruptus)

Teks Hadis Dari Judzamah binti Wahb radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan, حَضَرْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فِي أُنَاسٍ وَهُوَ يَقُولُ: لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ أَنْهَى عَنِ الْغِيلَةِ، فَنَظَرْتُ فِي الرُّومِ وَفَارِسَ، فَإِذَا هُمْ يُغِيلُونَ أَوْلَادَهُمْ، فَلَا يَضُرُّ أَوْلَادَهُمْ ذَلِكَ شَيْئًا…

Sibuklah Mengurusi Kekurangan Diri

Sibuklah Mengurusi Kekurangan Diri

Apakah kita sadar dengan kekurangan diri, tetapi memilih untuk mengabaikannya? Inilah salah satu musibah terbesar bagi seorang hamba! Abdullah bin Al-Mubarak rahimahullah mengatakan, من أعظم المصائب للرجل أن يعلم من نفسه تقصيرا و لا يبالي و لا يحزن عليه “Termasuk…

Hukum terkait Walimah (Pesta Pernikahan) (Bag. 5)

Hukum terkait Walimah (Pesta Pernikahan) (Bag. 5)

Teks Hadis Ketujuh Dari sahabat Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, طَعَامُ أَوَّلِ يَوْمٍ حَقٌّ، وَطَعَامُ يَوْمِ الثَّانِي سُنَّةٌ، وَطَعَامُ يَوْمِ الثَّالِثِ سُمْعَةٌ “Makanan (walimah) pada hari pertama adalah haq, makanan pada hari kedua adalah sunah, dan…

Makna “Al-Ba’ah” dalam Hadis Ibnu Mas’ud

Makna “Al-Ba’ah” dalam Hadis Ibnu Mas’ud

Kata Al-Ba’ah ( البَاءَة ) di dalam hadis yang diriwayatkan sahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu. Beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ…

Secret Link