1. Berhenti, jangan dilayani.
2. Mohon perlindungan kepada Allah.
3. Tetap beriman kepada Allah yang Maha Menciptakan, bukan yang diciptakan.
Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda,
يَأْتِي الشَّيْطَانُ أَحَدَكُمْ فَيَقُولُ: مَنْ خَلَقَ كَذَا؟ مَنْ خَلَقَ كَذَا؟ حَتَّى يَقُولَ: مَنْ خَلَقَ الله؟ فإذا بلغه فليستعذ بالله، ولينته
“Setan mendatangi salah seorang dari kalian seraya membisikkan: Siapa yang menciptakan ini? Siapa yang menciptakan itu? Sampai akhirnya setan berkata: Siapa yang menciptakan Allah? Maka apabila sampai pertanyaan ini kepada seseorang hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dan berhenti.”
Dalam lafaz yang lain ada tambahan,
فليقل: آمنت بالله ورسله
“Hendaklah ia berkata: Aku beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Asy-Syaikh Al-‘Allamah AbdurRahman bin Nashir As-Si’di rahimahullah berkata,
وقد أرشد النبي صلى الله عليه وسلم في هذا الحديث العظيم إلى دفع هذا السؤال بأمور ثلاثة: بالانتهاء، والعوذ من الشيطان، وبالإيمان
“Sungguh Nabi Muhammad shallallaahu’alaihi wa sallam telah memberikan bimbingan dalam hadits yang agung ini untuk menolak pertanyaan setan ini dengan tiga perkara: Berhenti, minta perlindungan kepada Allah dan beriman dengan benar.” [Bahjatul Qulubil Abror, hal. 18]
Simak Selengkapnya: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/291279591740364/
#Video_Kajian On Youtube: https://youtu.be/ZOHQstvXIqI
GABUNG CHANNEL TELEGRAM & GROUP WA TA’AWUN DAKWAH
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham, Lc hafizhahullah
Telegram: http://t.me/taawundakwah
WAG: wa.me/628111833375
#Yuk_bantu_share. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
“Barangsiapa menunjukkan kepada satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
JIKA SETAN BERTANYA: SIAPA YANG MENCIPTAKAN ALLAH? 1. Berhenti, jangan dilayani. 2. Mohon perlindungan kepada Allah. 3. Tetap beriman kepada Allah yang Maha Menciptakan, bukan yang diciptakan….
