TILAWAH AL-QUR’AN DI MALAM HARI
Al-Hāfizh Ibnu Rajab al-Hanbaly berkata dalam kitabnya,
“Disebutkan dalam hadits Ibnu ‘Abbās,
❪ ﺃﻥ ﺍﻟﻤﺪﺍﺭﺳﺔ ﺑﻴﻨﻪ صلى ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺑﻴﻦ جبريل كاﻧﺖ ليلا ❫
“Bahwa pengkajian al-Qur’an antara beliau (Rasulullāh) ﷺ dengan Jibril dilakukan pada malam hari”.
☜ ﻓﺪﻝّ ﻋﻠﻰ ﺍﺳﺘﺤﺒﺎﺏ ﺍﻹﻛﺜﺎﺭ ﻣﻦ ﺍﻟﺘﻼﻭﺓ ﻓـﻲ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﻟﻴﻼ ؛ ﻓـﺈﻥ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺗﻨﻘﻄﻊ ﻓـﻴﻪ ﺍﻟﺸﻮﺍﻏﻞ
…↓
ﻭﺗﺠﺘﻤﻊ فيه ﺍﻟﻬﻤﻢ ، ﻭﻳﺘﻮﺍﻃﺄ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻘـﻠﺐ ﻭﺍﻟﻠساﻥ ﻋﻠـﻰ ﺍﻟﺘﺪﺑر
Maka hal ini menunjukkan anjuran untuk memperbanyak tilawah pada malam hari di bulan Ramadhan; karena pada malam hari itu (1) segala kesibukan terehenti, (2) berbagai harapan pun berhimpun, serta (3) hati dan lisan bisa berpadu ’tuk ber-tadabbur bersama.
Sebagaimana firman Allah ta’ala,
( إِنَّ نَاشِـئَةَ اللَّـيْلِ هِيَ أَشَـدُّ وَطْـئًا وَأَقْـوَمُ قِـيـلًا )
“Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa); dan (bacaan pada waktu itu) lebih berkesan.”
[Al-Muzzammil : 6]
Lathā-iful Ma’ārif hlm. 315
Dialihbahasakan oleh :
Umm ’Abdirrahman
Dikoreksi oleh :
@abinyasalma
Barakallahu fiikum ____~~~~
https://t.me/Berbagi_Kebaikan
BerbagiKebaikanBerbagi info peluang amal sholih dan ketaatan… Untuk bekal kita menghadapi Yaumul Mizan…
