𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮
𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝘄𝗮𝗯
╚══꧁✿✿°°°°✿✿꧂ ══╝
𝗡𝗢 : 1⃣7⃣9⃣9⃣
𝗗𝗶𝗿𝗮𝗻𝗴𝗸𝘂𝗺 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 | 𝗚𝗶𝗦
https://grupislamsunnah.com
𝗞𝘂𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗦𝗼𝗮𝗹 𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯 𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗶𝗹𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗶𝗸 : https://t.me/GiS_soaljawab
═══════゚・:✿:・゚═══════
𝗠𝗘𝗠𝗨𝗧𝗨𝗦 𝗔𝗠𝗔𝗟𝗔𝗡 𝗦𝗬𝗜𝗥𝗜𝗞 (𝗦𝗜𝗛𝗜𝗥/𝗦𝗔𝗡𝗧𝗘𝗧/𝗣𝗘𝗟𝗘𝗧 𝗗𝗔𝗡 𝗕𝗘𝗥𝗢𝗕𝗔𝗧 𝗞𝗘 𝗗𝗨𝗞𝗨𝗡) 𝗗𝗔𝗡 𝗥𝗔𝗦𝗔 𝗪𝗔𝗦-𝗪𝗔𝗦 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜𝗔𝗞𝗜𝗕𝗔𝗧𝗞𝗔𝗡𝗡𝗬𝗔
Nama : Lusiyanti
Angkatan: T4
Grup : 34
Nama Admin : Ifah Ummu Ilham
Nama Musyrifah : Handari Priyati
Domisili : Ungaran, Semarang
𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗮𝗻
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه
Izin bertanya, Ustadz.
Saat Saya masih tinggal dengan orang tua, waktu masih usia SMP, Saya pernah disuruh makan biji kacang hijau, katanya untuk penjagaan.
Karena orang tua saya pernah terkena sihir (santet) dan berobat ke dukun.
Lalu saya diberikan amalan do’a, disuruh dibaca bahasa arab tapi entah isinya.
Setelah beberapa lama saya mencari literatur dari buku-buku, menemukan kalau amalan yang saya baca ternyata tidak dianjurkan.
Dan kejadian itu membuat saya merasa takut kepada Allah Ta’ala.
Tapi saya tidak berani menerangkan kepada orang tua, karena saya tidak mempunyai ilmu juga.
Lalu dari hati, saya berniat melanggar semua pantangannya, meninggalkan amalan yang saya baca.
Sejak itu saya menjadi tidak tenang, sering ingin menangis kalau mau tidur ada perasaan takut dan tidak jelas.
Kalau saya membaca Al-Qur’an agak tenang, nanti kalau malam seperti itu lagi.
Sampai takut melewati malam.
Suatu hari ada orang yang mengetahui saya seperti itu, padahal saya tidak pernah cerita kepada siapapun.
Kemudian saya diberikan air putih dan disuruh membaca Al-Fatihah kemudian diminum.
Hanya waktu itu cincin yang saya pakai katanya harus dipakai terus.
Setelah itu saya agak tenang dari keadaan semula.
Tapi saya masih menyangkal juga kenapa harus menjaga cincin.
Saya tidak mau pakai, saya taruh di rumah di kampung.
Sampai beberapa tahun saya tidak lihat cincin tersebut.
Suatu saat saya menemukannya, saya bakar dan saya bacakan ayat kursi, surat Al-Ikhlas, Al-falaq, An-Nas.
Sampai sekarang saya masih kepikiran :
1. Bagaimana cara memutus itu semua ?
Apakah harus di-ruqyah atau ruqyah mandiri ?
Saya khawatir kalau ada jin-jin di tubuh.
2. Adik saya juga pernah ada yang mengatakan, “Itu di belakang ada yang mengikuti”.
Jadi saya dan adik saya harus bagaimana Ustadz ?
Itu semua dulu karena orang tua yang paham agamanya sampai disitu saja.
3. Saat ini sepertinya ibu saya terkena sihir pelet seseorang.
Tiba-tiba menikah siri.
Susah dibilangin, padahal uangnya sudah terkuras banyak masih belum sadar.
Sifatnya jadi berubah dan masih suka ke dukun, Ustadz.
Bagaimana cara menanganinya, Ustadz ?
Mohon penjelasannya, Ustadz.
جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.
𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯𝗮𝗻
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
بارك الله فيك
1⃣ Memutus semua itu harus diawali dengan keyakinan dari Ukhty, bahwasanya yang hanya dapat memberikan manfaat dan mudhorot hanya Allah semata.
Hal ini yang harus diperkuat.
Kemudian diiringi dengan amalan amalan yang sesuai dengan apa yang Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wasallam ajarkan ketika ada ada perasan takut atau yang sejenisnya.
Dengan membaca dzikir pagi atau sore, membaca doa dalam semua aktivitas, dan memperbanyak membaca Al-Quran.
2⃣ Jin adalah makhluk ghaib yang tidak tampak dalam pandangan manusia.
Mereka bisa melihat Ukhty dan Ukhty tidak dapat melihat mereka.
Mereka memiliki kemampuan untuk berubah.
Rasa was-was yang dilontarkan kepada Ukhty adalah perasaan semata.
Ukhty nasihatkan kepada Adik untuk senantiasa tidak gampang terganggu oleh was-was syaitan.
Baca ta’awudz dan surah Al Muawdzatain.

