╔══꧁✿✿°°°°✿✿꧂══╗

𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮
𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝘄𝗮𝗯

╚══꧁✿✿°°°°✿✿꧂ ══╝

𝗡𝗢 : 1⃣8⃣3⃣4⃣

𝗗𝗶𝗿𝗮𝗻𝗴𝗸𝘂𝗺 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 | 𝗚𝗶𝗦
https://grupislamsunnah.com

𝗞𝘂𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗦𝗼𝗮𝗹 𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯 𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗶𝗹𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗶𝗸 : https://t.me/GiS_soaljawab

═══════゚・:✿:・゚═══════

𝗠𝗘𝗠𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗗𝗭𝗜𝗞𝗜𝗥 𝗣𝗔𝗚𝗜-𝗣𝗘𝗧𝗔𝗡𝗚 𝗔𝗣𝗔𝗞𝗔𝗛 𝗛𝗔𝗥𝗨𝗦 𝗦𝗘𝗦𝗨𝗔𝗜 𝗨𝗥𝗨𝗧𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗣𝗘𝗥𝗧𝗜 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗕𝗨𝗞𝗨 𝗗𝗭𝗜𝗞𝗜𝗥?

Nama : Dwi
Angkatan : T07
Grup : T14
Nama Admin : Ustadzah Evy dan Ustadzah Cut Rika
Nama Musyrifah : Rini
Domisili : Tangerang

𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗮𝗻

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه

Izin bertanya, Ustadz.

1. Pada saat dzikir petang, bolehkah bacaan tasbih dan tahmid diakhirkan (do’a perlindungan malam hari dulu baru tasbih) ?

2. Dan bolehkah ketika membaca tasbih dan tahmid di dzikir pagi petang sambil mengerjakan pekerjaan lain ?

Mohon jawabannya, Ustadz.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯𝗮𝗻

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Bismillah,
washolatu wassalamu ‘ala Rosulillahi wa ‘ala alaihi washohbihi wa man waalahu amma ba’du;

1. Dalam dzikir petang maupun dzikir pagi tidak harus membacanya berurutan seperti yang ada di buku dzikir pagi petang.

Seandainya hanya membaca sebagian saja pun dibolehkan.

Namun yang terbaik tetap berusaha membaca secara lengkap karena mencontoh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan keutamaan yang disebutkan dari setiap kalimat yang kita baca.

2. Boleh berdzikir dalam keadaan beraktivitas, asalkan kita tetap berusaha memahami arti dzikir tersebut.

Allah Ta’ala berfirman,

إنَّ في خَلْقِ السَّماوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأُولِي الأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَى جُنُوبِهِمْ

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring.”
(QS. Ali Imran : 190-191)

Imam Qatadah rahimahullah mengatakan,
“Inilah keadaanmu wahai manusia.
Ingatlah Allah ketika berdiri.
Jika tidak mampu, ingatlah Allah ketika duduk.
Jika tidak mampu, ingatlah Allah ketika berbaring.
Inilah keringanan dan kemudahan dari Allah.”
(Dinukil dari Tafsir Az-Zahrawain, hlm. 846)

Allahu A’lam Bishowab

Dijawab oleh :
Ustadz Wukir Saputro, Lc., Mpd.

═══════ ゚・:✿:・゚ ═══════
𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗔𝗰𝗰𝗼𝘂𝗻𝘁 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 (𝗚𝗶𝗦)⁣⁣

WebsiteGIS:
https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

View Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link