╔══꧁✿✿°°°°✿✿꧂══╗

𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮
𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝘄𝗮𝗯

╚══꧁✿✿°°°°✿✿꧂ ══╝

𝗡𝗢 : 1⃣8⃣3⃣2⃣

𝗗𝗶𝗿𝗮𝗻𝗴𝗸𝘂𝗺 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 | 𝗚𝗶𝗦
https://grupislamsunnah.com

𝗞𝘂𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗦𝗼𝗮𝗹 𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯 𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗶𝗹𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗶𝗸 : https://t.me/GiS_soaljawab

═══════゚・:✿:・゚═══════

𝗦𝗛𝗢𝗟𝗔𝗧 𝗧𝗔𝗨𝗕𝗔𝗧 𝗡𝗔𝗦𝗨𝗛𝗔 𝗗𝗔𝗡 𝗧𝗔𝗧𝗔 𝗖𝗔𝗥𝗔 𝗣𝗘𝗟𝗔𝗞𝗦𝗔𝗡𝗔𝗔𝗡𝗬𝗔

Nama: Nusaibah
Angkatan: T. 07
Grup : 014
Nama Admin : Evy A dan Cut Rika
Nama Musyrifah : Rini
Domisili : Balaraja

𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗮𝗻

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga Ustadz dan keluarga, serta seluruh tim GiS selalu sehat dan dalam lindungan Allah ﷻ .

Ustadz, afwan izin bertanya mengenai hakikat shalat taubat nasuha.

1. Apakah itu sah shalatnya ?
2. Dan apabila agama kita benar mengajarkan hal tersebut, ana meminta petunjuk tata cara pengerjaannya dan dalilnya.

Mohon penjelasannya Ustadz.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯𝗮𝗻

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله أما بعد.

1⃣ Sah sholatnya karena ada dalilnya.

Hal ini berdasarkan hadits Abu Bakr Ash Shiddiq, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

[ مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُحْسِنُ الطُّهُورَ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ]. ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الآيَةَ (وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ) إِلَى آخِرِ الآيَةِ

“Tidaklah seorang hamba melakukan dosa kemudian ia bersuci dengan baik, kemudian berdiri untuk melakukan shalat dua raka’at kemudian meminta ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya.” Kemudian beliau membaca ayat ini: “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.[QS. Ali Imron 135]”
(HR. Tirmidzi no. 406, Abu Daud no. 1521, Ibnu Majah no. 1395. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

2⃣ Shalat taubat adalah shalat yang disunnahkan berdasarkan kesepakatan empat madzhab [Lihat Shahih Fiqh Sunnah, Syaikh Abu Malik, 1/ 431, Al Maktabah At Taufiqiyah]

Cara mengerjakannya bisa disiang hari ataupun malam hari, ketika seseorang terjatuh dalam perbuatan dosa maksiat.

Dikerjakan dua rakaat, dengan niat dalam hati, tidak ada bacaan surat khusus didua raka’at tersebut, boleh baca surat apa saja.

Setelah seseorang mengerjakan shalat taubat, ia pun harus memenuhi syarat-syarat taubat. Apa saja syarat-syaratnya? Secara ringkas dikatakan oleh para ulama sebagaimana disampaikan Ibnu Katsir,

*1*. Menghindari dosa untuk saat ini.
*2*. Menyesali dosa yang telah lalu.
*3*. Bertekad tidak melakukannya lagi di masa akan datang.
*4*. Lalu jika dosa tersebut berkaitan dengan hak sesama manusia, maka ia harus menyelesaikannya/ mengembalikannya.
[Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 14/61, Muassasah Qurthubah.]

Tidak lupa pula kami nasehatkan agar kita membaca dzikir pagi dan petang secara rutin. Disana kita diajarkan membaca:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.”
(Dibaca 100 x dalam sehari)[HR. Bukhari no. 6307 dan Muslim no. 2702.]

والله تعالى أعلم بالصواب.

Dijawab oleh : Ustadz Wukir Saputro, Lc., Mpd.

═══════ ゚・:✿:・゚ ═══════
𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗔𝗰𝗰𝗼𝘂𝗻𝘁 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 (𝗚𝗶𝗦)⁣⁣

WebsiteGIS:
https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

View Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link