𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮
𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝘄𝗮𝗯
╚══꧁✿✿°°°°✿✿꧂ ══╝
𝗡𝗢 : 2⃣0⃣3⃣5⃣
𝗗𝗶𝗿𝗮𝗻𝗴𝗸𝘂𝗺 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 | 𝗚𝗶𝗦
https://grupislamsunnah.com
𝗞𝘂𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗦𝗼𝗮𝗹 𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯 𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗶𝗹𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗶𝗸 : https://t.me/GiS_soaljawab
═══════゚・:✿:・゚═══════
𝗛𝗨𝗞𝗨𝗠 𝗗𝗔𝗥𝗔𝗛 𝗜𝗦𝗧𝗜𝗛𝗔𝗗𝗛𝗔𝗛 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗧𝗘𝗧𝗔𝗣 𝗞𝗘𝗟𝗨𝗔𝗥 𝗣𝗔𝗗𝗔 𝗦𝗔𝗔𝗧 𝗦𝗛𝗢𝗟𝗔𝗧.
Nama : Nunik Sri S. (57 thn)
Angkatan : T02
Grup : 053
Nama Admin : N.A.
Nama Musyrifah : N.A.
Domisili : Cimahi-Jabar
𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗮𝗻
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه
Izin bertanya, Ustadz.
Saya ada kista dan miom di rahim.
Semula baru muncul flek saja, cuma sekarang makin banyak seperti haid.
Saya bingung, untuk mulai shalat saya selalu bersih-bersih dulu.
Namun ketika shalat (maaf), keluar darah.
Apakah saya harus berhenti atau boleh meneruskan shalat saya?
Karena sulit untuk ditahan.
Mohon penjelasannya, Ustadz.
جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.
𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯𝗮𝗻
بسم الله، والحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اهتدى بهداه.
Perlu di ketahui oleh sobat GIS, pada asalnya darah yang keluar dari wanita adalah darah haid.
Namun itu jika bukan darah haid, maka dinamakan darah istihadhah.
Jika darah haid, maka tidak boleh sholat bagi saudari.
Namun jika itu bukan darah haid, maka tetap wajib melaksanakan shalat fardhu.
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam,
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: – إِنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ أَبِي حُبَيْشٍ كَانَتْ تُسْتَحَاضُ, فَقَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – “إِنَّ دَمَ اَلْحَيْضِ دَمٌ أَسْوَدُ يُعْرَفُ, فَإِذَا كَانَ ذَلِكَ فَأَمْسِكِي مِنَ اَلصَّلَاةِ, فَإِذَا كَانَ اَلْآخَرُ فَتَوَضَّئِي, وَصَلِّي” – رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ, وَالْحَاكِمُ, وَاسْتَنْكَرَهُ أَبُو حَاتِم ٍ
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Fatimah binti Abi Hubaisy sedang istihadhah.
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya, ‘Sesungguhnya darah haidh adalah darah hitam yang memiliki bau yang khas.
Jika memang darah itu yang keluar, hendaklah tidak mengerjakan shalat.
Namun, jika darah yang lain, berwudhulah dan shalatlah.’”
(Diriwayatkan oleh Abu Daud, An-Nasai, dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan Al-Hakim. Abu Hatim mengingkari hadits ini).
(HR. Abu Daud, no. 286, 304; An-Nasai, 1:185; Ibnu Hibban, no. 1348; Al-Hakim, 1:174. Hadits ini disahihkan oleh sekelompok ulama yaitu Ibnu Hibban, Al-Hakim, Ibnu Hazm, dan Imam Nawawi).
Berdasarkan hadits tersebut, kasus sobat jika sudah berusaha bersih-bersihkannya sebelum sholat, namun di saat shalat atau sedang sholat tetap keluar darah, maka hal tersebut tidak mengapa, tetap sah shalatnya.
Sebagaimana firman Allah Ta’ala :
لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
(Qs. Al – Baqarah : 285 )
والله أعلم بالصواب
Dijawab oleh :
Ustadz Abdus Syakur Musawiru, S.Ud., M.Pd.
═══════ ゚・:✿:・゚ ═══════
𝗢𝗳𝗳𝗶𝗰𝗶𝗮𝗹 𝗔𝗰𝗰𝗼𝘂𝗻𝘁 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 (𝗚𝗶𝗦)
WebsiteGIS:
https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah
SBUM : Sobat Bertanya Ustadz Menjawab
Berisi Pertanyaan dari Sobat Akhwat, tetapi untuk member yang boleh joint Umum
Supaya dapat bermanfaat untuk semua umat

