╔══꧁✿✿°°°°✿✿꧂══╗

𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗼𝗯𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮
𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝘄𝗮𝗯

╚══꧁✿✿°°°°✿✿꧂ ══╝

𝗡𝗢 : 1⃣9⃣4⃣5⃣

𝗗𝗶𝗿𝗮𝗻𝗴𝗸𝘂𝗺 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺 𝗦𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵 | 𝗚𝗶𝗦
https://grupislamsunnah.com

𝗞𝘂𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗦𝗼𝗮𝗹 𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯 𝗦𝗕𝗨𝗠
𝗦𝗶𝗹𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗹𝗶𝗸 : https://t.me/GiS_soaljawab

═══════゚・:✿:・゚═══════

𝗛𝗨𝗞𝗨𝗠 𝗢𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗧𝗨𝗔 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗠𝗘𝗡𝗗𝗢𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗕𝗨𝗥𝗨𝗞𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗣𝗔𝗗𝗔 𝗔𝗡𝗔𝗞𝗡𝗬𝗔

Nama: SI
Angkatan: T. 07
Grup : 018
Nama Admin : Endang Sri Rejeki dan Sri Rezeki
Nama Musyrifah : Puti
Domisili : Konawe, Sulawesi Tenggara

𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗮𝗻

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Izin bertanya Ustadz.

Saya mempunyai seorang sepupu, di mana Alhamdulillah orang tuanya masih lengkap.

Akan tetapi, dirinya hidup dalam keluarga yang toxic. Ayahnya suka minum alkohol, berjudi dan mencela serta memukul istrinya. Sedangkan ibu dari sepupu saya juga termasuk orang yang gemar berhutang, sekaligus orang yang gampang menyumpah serapah anaknya ketika marah.

Si ibu selalu menyumpahi anaknya dengan kata, “semoga ketika keluar engkau celaka!”, ” kelak nanti ketika menikah suamimu akan memperlakukanmu dengan buruk!”, “semoga kamu hamil diluar nikah”, “pelac*r” dan lain sebagainya.

Sepupu saya berkata, bahwa dirinya sudah berusaha untuk berbakti. Namun ketika ibunya menyulut emosinya dan tidak terbendung lagi, dirinya kemudian menjawab ibunya dengan “bukankah ibu selalu seperti itu ? Menyumpah serapahi anaknya, itulah yang biasa ibu lakukan dan tidak bisa berbicara baik”.

Jujur sepupu saya selalu berusaha diam ketika ibunya memarahinya, namun ditingkat tertentu, dirinya merasa tersakiti dengan kata-kata ibunya. Di satu hari sepupu saya pernah menasehati ibunya untuk tidak gampang menyumpah serapahi anaknya ketika marah, karena doa seorang ibu begitu makbul, bagaikan anak panah yang lepas dari busur dan tidak dapat ditarik kembali. Si ibu pada waktu itu hanya menjawab “yang namanya ibu pasti menginginkan anaknya baik dan akan selalu mendoakannya”.

Namun saat marah lagi, si ibu akan mengulangi sumpah serapahnya. Sepupu saya merasa takut ketika selalu disumpah serapahi, namun dirinya terkadang menjawab ibunya, karena merasa tersakiti dengan kata-kata ibunya.

Setelah selesai berdebat dengan ibunya, sepupu saya selalu merasa bersalah dan berdoa semoga Allah ﷻ mengampuni dirinya untuk itu.

1. Apakah sumpah si ibu akan menjadi kenyataan suatu saat nanti bagi sepupu saya ?

2. Akhir-akhir ini sepupu saya berpikir untuk lebih baik tidak menikah, daripada memiliki rumah tangga yang seperti kedua orang tuanya jalani. Selain itu, sepupu saya juga merasa teringat dengan doa ibunya yang mengatakan semoga dia mendapatkan suami yang buruk. Oleh karenanya sepupu saya merasa untuk lebih baik tidak pernah menikah karena alasan tersebut.

Apakah hal ini dibenarkan ?

3. Sepupu saya merasa dirinya sudah tidak memiliki masa depan yang cerah, karena sumpah serapah yang dilontarkan ibunya.

Bagaimana Islam memandang ini ?

Apakah doa buruk atau sumpah serapah ibu itu bisa tidak dikabulkan dan tertolak oleh Allah ﷻ ?

Mohon jawabannya Ustadz.

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯𝗮𝗻

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله أما بعد.

Pada dasarnya doa orang tua kepada anak itu mustajab jika berasal dari hati ikhlas dan mendoakan kebaikan .

Nabi ﷺ bersabda,

ثلاث دعوات مستجابات لا شك فيهن : دعوة الوالد على ولده ، ودعوة المسافر ، ودعوة المظلوم.

“Ada tiga doa yang pasti terkabul : (1) Doa orangtua kepada anaknya. (2) Doanya musafir. (3) Doanya orang yang terzalimi.”
(HR. Tirmidzi, dinilai Hasan oleh Syekh Albani)

SBUM : Sobat Bertanya Ustadz Menjawab
Berisi Pertanyaan dari Sobat Akhwat, tetapi untuk member yang boleh joint Umum
Supaya dapat bermanfaat untuk semua umat

View Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link